Cipta Karya Gelar Workshop Evaluasi Akhir Tahun 2015 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan 2016

Dirjen Cipta Karya

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Andreas Suhono. “Dalam konteks tata bangunan dan lingkungan, harapan saya kota-kota di Indonesia menjadi kota yang layak huni dan berkelanjutan dengan mewujudkan link area yang sustainable. Bagaiman kita bisa membawa kota  di Indonesia menjadi layak huni dan sustainable. Mewujudkan harmoni antara bangunan dan lingkungan agar masyarakat yang hidup di kawasan tersebut dapat lebih baik,” kata Andreas.

Andreas meminta 3 hal dalam konteks penataan bangunan ini, yakni kita harus menyiapkan atlas, bagaiman kita dapat menyiapkan informasi tentang penataan bangunan pada masing-masing Satker, lalu aturan main terkait penataan bangunan, dan agenda (Renstra dari masing-masing Satker selama 5 tahun kedepan, khususnya untuk 2016). Nantinya akan diintegrasikan dengan sektor lainnya dalam RPIJM yang nantinya akan disusun.

Dalam acara tersebut turut hadir Direktur Bina Penataan Bangunan, Adjar Prajudi, Kasubdit Perencanaan Teknis, Diana Kusumastuti, Kasubdit Penataan Bangunan dan Lingkungan Khusus, Dian Irawati, Kasubdit Standarisasi dan Kelembagaan, Wahyu Kusumosusanto, Kasubdit Bangunan Gedung Jonny Zainuri Echsan, Kasubdit Pengelolaan Rumah Negara, M. Hidayat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali serta seluruh satker pusat Bina Penataan Bangunan maupun provinsi.

“RTBL akan kembali digalakkan sebagai orientasi dari PBL, revitalisasi kawasan serta PIP2B juga merupakan suatu hal yang perlu kita perhatikan, karena nantinya roh bidang bidang Cipta Karya akan ada disana,” kata Adjar saat memberi arahan pada acara tersebut.

Adjar menambahkan bahwa RTBL kedepannya dapat memasukan sektor lainnya bidang Cipta Karya, sehingga RTBL diharapkan dapat menjadi instrumen untuk mewujudkan kota yang layak huni dan berkelanjutan.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari setiap Satker Pusat dan provinsi mengenai laporan kegiatan 2015 dan persiapan pelaksanaan kegiatan 2016 pada setiap Satker. Kemudian acara ditutup dengan kesimpulan oleh Kasubdit Perencanaan Teknis, Diana Kusumastuti.

Sumber : http://ciptakarya.pu.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *